A Good Start to Success is in the field of Medan Tourism Academy
![]() |
| Basic MTH III / 1 - A |
Halo sahabat – sahabat sekalian,
Perkenalkan nama saya Anissa Carolina Sirait, mahasiswi dari program studi
Manajemen Tata Hidangan ( MTH III / 1 A ) . Saya akan berbagi sedikit
pengalaman sebagai mahasiswi baru di Akademi Pariwisata Negeri Medan. Sebenarnya
saya bukan seorang lulusan SMK Pariwisata ataupun Perhotelan, bahkan saya
adalah seorang Alumnus dari SMK jurusan Teknik Informatika, kalau kata orang –
orang salju ( salah jurusan ) haha.
Bahkan sebagian besar dari teman – teman saya semasa SMK bertanya – tanya
mengapa saya tidak meneruskan jurusan yang telah saya jalani dan tekuni selama
tiga tahun. Awalnya saya merasa malu bahkan sering mengabaikan pertanyaan –
pertanyaan tersebut karena tentu ada rasa minder melihat teman – teman yang
menang di universitas yang dipilih nya . Sebagian dari teman – teman saya ada
juga yang menganggur, ada yang telah mencoba untuk bekerja, dan ada pula yang
lari jurusan seperti yang saya alami. Hehe … :D
Namun niat saya untuk memasuki Akademi
Pariwisata ini sangat besar, karena selain
peluang kerja yang besar nantinya, Sektor pariwisata di Indonesia juga
merupakan salah satu sektor yang menghasilkan devisa sangat besar bagi Negara
Indonesia serta dengan didukung oleh keadaan geografis, budaya, adat istiadat,
sarana dan prasarana yang memadai Indonesia telah menjadi salah satu Negara
tujuan pariwisata. Saya juga terinspirasi dari alumni – alumni Akademi
Pariwisata Medan yang saat ini telah banyak yang bekerja di Hotel – hotel
berbintang maupun Kapal Pesiar ( Cruise
Ship ) , sangat menarik bukan? .
Bagi adik – adik sekalian yang
masih berada di jenjang Sekolah Menengah Atas ataupun Sekolah Menengah Kejuruan
terkhusus di bidang Pariwisata / Perhotelan, mulai lah memikirkan ke mana adik
– adik akan melanjutkan jenjang perkuliahan. Di Akademi Pariwisata Medan
terdapat dua jurusan dan dibagi ke dalam Program Studi masing – masing, yaitu
·
PARIWISATA
Ø Manajemen
Usaha Perjalanan ( MUP )
Ø Manajemen
Perencanaan & Pemasaran Pariwisata ( MPPP )
·
PERHOTELAN
Ø Manajemen
Tata Boga ( MTB )
Ø Manajemen
Divisi Kamar ( MDK )
Ø Manajemen
Tata Hidangan ( MTH )
Ø Manajemen
Patiseri ( MPI )
Terkadang sebagian orang memiliki mindset yang berbeda, ada orang
yang beranggapan bahwa seorang hotelier
memiliki image yang tidak baik. Eitss ,,, DON’T JUDGE THE BOOK BY THE COVER . Menurut
saya, setiap jurusan itu memiliki keunikan, kelebihan ataupun kekurangan, serta
tingkat kesulitan masing – masing yang
berbeda . Dimana Akademi Pariwisata Medan ini akan menciptakan mahasiswa –
mahasiswi yang “ Smart, Characteristic, dan Profesional “ di bidang nya .
Saat hari pertama memasuki
perkuliahan, dimana para mahasiswa - mahasiswi baru akan bergabung di dunia
yang disebut dengan MTH ( Manajemen Tata Hidangan ), bagaikan kertas kosong yang harus diisi dan dimulai
dari nol . Tiba di kampus, suasana hati berubah menjadi senang bercampur rasa
takut, berusaha menenangkan diri dan mengapa harus takut, ini bukanlah sebuah
neraka. Bagi teman - teman semua yang bakal masuk kuliah, tentu pernah
merasakan jadi anak baru di SMP maupun SMA bukan? Pasti ada perasaan girang,
penasaran bercampur rasa takut, dan rada – rada malu. Kita juga harus mampu
beradaptasi dengan lingkungan baru serta orang – orang baru yang ada di
sekitar. Berbaur dengan orang – orang yang beragam suku, agama, maupun bahasa.
Di kampus ini lah kita menemukan keberagaman Indonesia yang sebenarnya.
Nah, berbicara tentang Manajemen
Tata Hidangan, mungkin sebagian orang belum tau apa itu Tata Hidangan . Tata
hidangan adalah suatu tata cara menghidangkan makanan ataupun minuman kepada
tamu dengan multi pelayanan seperti keramahan, kecepatan dan juga ketelitian
dalam melayani tamu sehingga tamu dapat merasakan pelayanan yang prima. Saat
menghidangkan diperlukan perhatian yang fokus karena kita langsung berhadapan
dengan tamu ( eye contact ) dan juga
gambaran baik buruknya kinerja restaurant akan sangat terlihat dari caranya
memberikan pelayanan terhadap para tamu .
Hari pertama perkuliahan, “ Nataboan
Restaurant ” adalah tempat pertama kali kami menginjakkan kaki di mana ruangan
itu lah yang akan menjadi tempat belajar dan mengasah sikap, kemampuan dan
pengetahuan kami . seluruh mahasiswa / i baru dibagi ke dalam dua kelas yaitu MTH
III / 1 - A dan MTH III / 1 -B dimana saya termasuk dalam kelas MTH III / 1 - A.
Saat itu juga kami harus saling mengenal satu sama lain termasuk Dosen
pembimbing dan para senior yang akan mendampingi kami selama operasional di “
Nataboan Restoran ini “ . Sesuai dengan ketentuan yang ada, Kelas yang akan
praktik pada minggu pertama adalah kelas MTH III / 1 - A. Sebagian dari
mahasiswa / i tentu merasa canggung karena tidak semua mahasiswa / i berasal dari SMK Pariwisata ataupun
Perhotelan. Sebagian mahasiswa / i yang
berasal dari SMA maupun SMK yang berbeda seperti saya akan memulai dari nol,
akan tetapi itu bukanlah sebuah hambatan. Jika kita mencintai program studi
yang kita pilih, maka kita akan mampu menjiwai jurusan tersebut.
Di awal praktik atau biasa
disebut “ in charge ”, mahasiswa / i hanya diperkenalkan dengan restoran dan segala
peralatan yang ada di “ Nataboan Restoran “ , mulai dari bar equipment ,
chinaware , glassware , silverware , stationary serta cleaning equipment . Pada
in charge selanjutnya baru lah dimulai operasional yang sebenarnya. SOP (
Standard Operational Prochedure ) adalah sebuah urutan atau langkah – langkah
kerja yang akan menjadi penuntun seorang pramusaji dalam operasional di
restoran tersebut dan biasanya S O P di setiap Hotel / Restoran pasti berbeda -
beda . Sedikit demi sedikit kami belajar untuk mengikuti langkah – langkah dari
S O P yang diberikan . Di awal in charge tentu masih ada banyak kekurangan , karena
masih permulaan . Akan tetapi hari demi hari operasional di “ Nataboan Restoran
“ semakin berjalan dengan baik. Karena segala sesuatu yang dilakukan secara
rutin dan giat, sesulit apa pun pasti kita mampu melakukan nya .
Sebagai mahasiswa / i baru, terkadang
ada juga orang – orang yang masih bingung dalam mengambil pekerjaan apa yang
hendak ia lakukan, karena sebagian belum tahu pekerjaan apa saja yang harus
dikerjakan terlebih dahulu , seperti :
a. Kurang percaya
diri saat berkomunikasi dengan tamu
b. Sulit beradaptasi
dengan suasana kerja yang baru
c. Kurang memiliki
inisiatif kerja
d. Kurang cekatan
dan teliti saat bekerja.
e. Belum mengetahui kerja
sama tim ( Team Work )
f. kurangnya speedity ( Lambat melakukan sesuatu )
g. S O P ( Standard
Operational Procedure ) kurang berurutan
Adapun pemecahan yang mungkin untuk menyelesaikan hambatan tersebut, antara lain:
Adapun pemecahan yang mungkin untuk menyelesaikan hambatan tersebut, antara lain:
a. Lebih
berkonsentrasi dalam memperhatikan cara kerja senior
b. Menanyakan semua
hal- hal yang belum jelas atau kurang dipahami
c. Belajar Bahasa
Inggris lebih giat lagi
d. Memahami semua karakter- karakter senior
e. Mengikuti standar
yang ada
f. Lebih
berkonsentrasi saat melayani tamu agar bisa mengetahui kebutuhan - kebutuhan para tamu tanpa harus diberi tahu terlebih dahulu
g. Melatih diri
lebih giat lagi agar mampu bekerja dengan cekatan dan teliti
h. Melatih kecepatan
i. Mengasah team
work
Pada saat operasional, kami
dibimbing oleh Supervisor ( Middle Senior ) dan Manajer ( Upper Senior ) layaknya
di restoran sesungguh nya. Pada saat operasional berjalan, mereka bersikap
tegas dan bila ada seseorang dari kami yang melakukan kesalahan di situlah
mental kami dilatih, punishment yang harus kami jalani untuk melatih mental dan
fisik kami. Satu orang melakukan kesalahan, maka semua akan merasakan punishment
( hukuman ) yang sama. Ada juga hukuman yang diberikan untuk menambah knowledge
( pengetahuan ) kami.
Selain praktik ( in charge ), kami juga belajar teori
layaknya mahasiswa. Mata kuliah yang diajarkan pada saat teori adalah sebagai
berikut :
ü
Psikologi Pelayanan
ü
Hygiene, Sanitasi dan Keselamatan Kerja
ü
Operasional Restoran
ü
Operasional Bar
ü
Penghantar Pariwisata dan Perhotelan
ü
Peralatan Restoran ( Stewarding )
ü
Pengetahuan Menu ( Menu Knowledge )
ü
Bahasa Inggris
ü
Pancasila
Semua mata kuliah yang dipelajari
tentu nya memiliki hubungan dengan kegiatan yang dilakukan saat in charge di “
NATABOAN RESTORAN “ salah satu nya psikologi pelayanan. Psikologi pelayanan
sangat erat kaitan nya dengan Manajemen Tata Hidangan, dimana setiap tamu yang
datang ke sebuah restoran tentu dalam keadaan atau kondisi lapar dan cenderung
memiliki emosi yang tidak terkontrol. Pada saat tamu datang ke restoran kita,
maka kita ( seorang pramusaji ) harus mampu memberikan pelayanan yang prima
sehingga tamu merasa puas.
Tidak kalah penting dengan mata
kuliah Hygiene, Sanitasi dan Keselamatan kerja, yang berbaur dengan makanan dan
minuman tentu harus terjamin kebersihan dan kesehatan nya. Penampilan seorang
waiter juga akan berpengaruh kepada tamu dimana saat seorang waiter
berpenampilan kurang rapi atau pun kurang bersih. Seorang waiter juga harus
selalu bersikap ramah dan selalu tersenyum karena itu adalah sebuah nilai plus
yang dilihat oleh seorang tamu, mereka akan merasa lebih dihargai.


![]() |
| Dosen Pembimbing, supervisor dan Manajer |
Di Akademi Pariwisata Medan ini
juga kita ditekankan untuk berbicara menggunakan bahasa inggris, karena bahasa
inggris akan menjadi pondasi dan bekal yang akan kita bawa ke real industri
nantin nya . Untuk bidang pariwisata, bahasa inggris sangat ditekankan karena
yang dinamakan pariwisata tentu dilakukan oleh seorang wisatawan baik itu wisatawan
lokal maupun mancanegara yang dominan wisatawan cenderung menggunakan bahasa
Internasional yaitu bahasa inggris. Sama hal nya dengan jurusan perhotelan, di
hotel berbintang bukan hanya tamu lokal yang menginap, melainkan tamu
mancanegara pun banyak . Maka dari itu, ilmu di Akademi Pariwisata ini banyak
bukan hanya belajar tentang seputar jurusan yang kita pilih, pengetahuan umum
yang ada di program studi lain pun harus dapat kita kuasai.
Kuliah di Akademi Pariwisata
Medan juga memiliki keuntungan yang sangat besar, karena selain bisa bekerja di
hotel – hotel berbintang maupun kapal pesiar ( cruise ship ) , bisa juga
bekerja di bank, marketing dan sebagainya dengan bermodalkan bahasa inggris,
dan tentunya setiap apa yang ingin kita capai harus dibarengi dengan tekad dan keyakinan
yang kuat.
Pada Semester tiga atau semester
empat, itu adalah saat dimana mahasiswa / i akan dihadapkan pada industri (
dunia kerja yang sebenarnya ). Masa training yang biasa disebut P K N ( Praktek
Kerja Nyata ). Semua yang telah dipelajari selama satu tahun di Akademi
Pariwisata Medan akan terlaksana di industri yang telah ditentukan. Mahasiswa /
i melakukan Praktek Kerja Nyata di hotel – hotel berbintang empat ke atas
seperti “ ritz carlton – Bali “ , “ Swiss Bel Harbour Bay – Batam “ , “ Correlate
– Jakarta (Chef Juna) “ , “ Novotel – Bangka Belitung “ , “ Club Med – Bali “ ,
“ Pullman – Jakarta “ , “ Montigo – Batam “ , “ Sheraton – Bandung “ dan masih
banyak lagi. Terkhusus tahun ajaran ini, Akademi Pariwisata Medan akan berencana
mengadakan kerja sama dengan hotel –
hotel di luar negeri salah satunya dubai. Intinya , dimana pun kita akan
ditempatkan PKN nantinya jangan pernah mengeluh, karena semua hotel memiliki
standard yang berbeda – beda, kita hanya follow
the rule ( mengikuti langkah – langkah ) yang sudah menjadi ketetapan . Kebetulan
saya masih Basic dan belum memiliki pengalaman yang banyak di Akademi
Pariwisata Medan ini. Saya kira cukup sekian yang dapat saya sampaikan, sampai
jumpa di artikel selanjutnya. Terima kasih.
“ Bersyukur
dan berterima kasihlah kepada kedua orang tua anda karena berkat mereka anda
bisa menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi yaitu perkuliahan. Jadi,
tidak ada lagi alasan buat anda untuk bermalas-malasan dalam belajar, kita
harus menekuni dan menjiwai jurusan yang kita miliki agar bisa kita jadikan
sebagai bekal kesuksesan di masa yang akan datang “.
“ DO WHAT
YOU LOVE AND LOVE WHAT YOU DO “
“ Real
SUCCESS is determined by two factors. First is faith and second is action “.
*** SALAM PESONA INDONESIA ***
#diesnatalisakparmedan26
#medantourismacademy
MTH III / 1-A








Tidak ada komentar:
Posting Komentar