Rabu, 25 Oktober 2017

siapa bilang ospek itu hanya sebuah formalitas?


AKPAR Negeri Medan membangun mahasiswa/i smart, characteristic, and professional  melalui PSDP

psdp
Latihan Dasar Fisik dan Disiplin

Emotional Spiritual Quotion


Pada tanggal 31 Juli 2017, itu adalah awal dimulai nya kegiatan yang disebut dengan PSDP (Pelatihan Sikap Dasar Profesi). PSDP merupakan kegiatan wajib untuk mahasiswa baru Akademi Pariwisata Negeri Medan untuk menjadi mahasiswa yang professional di bidang hospitality dan  tourism. Itu adalah proses perjuangan yang cukup memacu kedisiplinan, kesabaran, ketekunan, serta keikhlasan hati. Tema PSDP tahun ini adalah “SMART, CHARACTERISTIC And PROFESSIONAL”
Dua hari sebelum PSDP, calon mahasiswa/i diarahan untuk datang ke kampus karena akan ada pembagian pleton. Ada dua belas pleton atau biasa disebut kelompok, dan saya masuk pada pleton enam. Pada saat itu saya tidak memiliki teman, maka saya harus berbaur dan menyesuaikan diri  dengan mereka.
Pada hari itu juga peraturan demi peraturan dibacakan. Mulai dari kehadiran tepat waktu, pakaian yang ditentukan (baju, celana ,sepatu, topi), membawa perlengkapan makan dan minum, perlengkapan ibadah, obat – obatan pribadi, air mineral, alat tulis, dan tidak diperbolehkan membawa barang – barang berharga. Di saat itu dosen dan panitia menjuluki kami sebagai CaMa – CaMi yang artinya Calon Mahasiswa dan Calon Mahasiswi. Dikatakan CaMa – CaMi karena kami belum disahkan sebagai mahasiswa/i. Kami juga memiliki salam PSDP yaitu “Saya AKPAR MEDAN, Saya Pancasila, Saya Indonesia”.  Setelah peraturan dan arahan selesai dibacakan kami kembali ke rumah masing-masing dan mempersiapkan segala sesuatu yang sudah ditentukan.
Kegiatan PSDP (Pelatihan Sikap Dasar Profesi) dibagi dalam tiga bagian, mulai dari LDFD (Latihan Dasar Fisik dan DIsiplin), ESQ (Emotional Spiritual Quotion),  sampai pada PMSP (Pembinaan Mental, Sikap, dan Profesi).
* LDFD (Latihan Dasar Fisik dan Disiplin)
Kegiatan yang kami jalani selama dua hari di tengah lapangan yang dikelilingi pepohonan serta berganti terik matahari inilah yang melatih mental kami. Sesuai dengan namanya, kegiatan ini berhubungan dengan fisik dan melatih kedisiplinan. Pukul 7.00 kegiatan sudah dimulai, semua CaMa - CaMi melakukan absensi, kemudian berbaris sesuai dengan pleton yang telah ditentukan. Setelah absen dilaksanakan, CaMa – CaMi diarahkan untuk apel pagi bersama para dosen dan panitia Pelatihan Sikap Dasar Profesi. Sebagai penyambutan CaMa – CaMi dan langkah awal memulai PSDP, ada acara pelepasan balon dan burung merpati ke angkasa yang dilakukan oleh Direktur dan para Dosen. Penyambutan itu sungguh meriah dan membuat semangat kami berkobar.
Pelepasan balon dan burung merpati ke angkasa
 Pagi itu cukup indah untuk menyapa suasana hati saya dalam mengikuti hal baru, hari baru, serta kegiatan baru di cuaca panas. Tetapi, karena saya adalah calon mahasiswi dari AKPAR MEDAN, jadi saya hanya perlu mengikuti peraturan, perintah serta arahan yang diberikan. CaMa-CaMi diserahkan kepada tentara - tentara yang sudah ditetapkan untuk melatih fisik dan mental kami. Kami diajar dan dilatih dengan cara mereka sendiri, mulai dari PBB (Peraturan baris – berbaris), serta melatih fisik kami supaya lebih kuat lagi. Seluruh bapak tentara sungguh bersemangat membimbing, begitu pula dengan CaMa – CaMi yang semangat walau di tengah terik mentari.
"Tiaraappppppp !!!!! berguling kekanannn !!!! jongkok !!! berdiri!!!  dalam hitungan ke 5 harus sudah menyentuh pohon !!! kembali ke barisan semula". Hal - hal semacam itu lah yang mereka lakukan untuk melatih kami di kampus ini. Hari - hari itu pun dilalui cukup melelahkan, karena membuat fisik kami pegal – pegal, akan tetapi itu akan sangat berguna nantinya untuk ketahanan tubuh. Tidak hanya melatih fisik, dalam hal ini para peserta juga diharuskan kerja sama antar tim atau biasa disebut dengan “team work” dalam menghadapi tantangan yang diberikan pembina LDFD (tentara). Kegiatan itu berlangsung selama dua hari dan diharuskan memakai pakaian hitam putih (baju putih berlogo AKPAR MEDAN dan celana training berwarna hitam) serta mengenakan sepatu sport berwarna hitam, awalnya dalam peraturan yang sudah dibagikan dalam selebaran kertas kemarin tidak diharuskan memakai sepatu berwarna hitam, akan tetapi peraturan hanya dapat di ubah oleh panitia. Kami pun harus memakai sesuai dengan perubahan yang telah dibuat. Kebetulan saya tidak memiliki sepatu berwarna hitam, maka saat itu juga saya harus berusaha semaksimal mungkin agar saya bisa mendapatkan sepatu sport hitam tersebut.
Saya mencari ke segala sudut (yang pasti bukan sudut kost) namun tidak ada, saya ingin membelinya namun harganya mahal, kemudian saya jenuh dan menanyakannya pada rumput yang bergoyang namun tidak ada jawaban yang keluar, akhirnya suatu ilham terbesit di kepala yang berdiameter tak seberapa ini, saya memiliki sepatu sport namun tidak berwarna hitam, saya pun berpikir untuk mengubah takdir hidup sepatu tersebut untuk beberapa waktu yaitu melakukan aksi filox (warna)  dan kemudian  jadilah sepatu yang diinginkan panitia. :D
Hari hari pun berlalu, orang orang yang memakai baju hijau loreng  itupun selesai membina CaMa - CaMi, LDFD telah berhasil saya lalui. Seluruh CaMa – CaMi berfoto bersama para tentara Pembina dan menyalam mereka. Kemudian para tentara itu memindah tanganinya kembali ke panitia PSDP.
 
* ESQ (Emotional Spiritual Quotion)
Ini adalah hari ketiga kami mengikuti PSDP, kami diajarkan tentang Attitude (sikap), Skill (kemampuan), dan Knowledge (pengetahuan). AKPAR MEDAN adalah salah satu jenjang perkuliahan yang menjunjung tinggi attitude seorang mahasiswa, tidak hanya mahasiswa/i melainkan para dosen dan karyawan lainnya. Karena, jika seseorang memiliki pengetahuan yang luas dan skill yang tinggi semuanya akan sia – sia jika tidak dibarengi dengan attitude yang baik. Oleh karena itu, AKPAR MEDAN ingin menciptakan mahasiswa/i yang memiliki pengetahuan yang luas, skill yang tinggi serta attitude yang tidak kalah penting, sehingga mahasiswa/i ditekankan untuk memprioritaskan attitude.
Tidak hanya hal tersebut, ESQ juga mengarahkan mahasiswa/i untuk mengingat orangtua masing – masing, di mana mereka berada, apa yang sedang mereka lakukan, apakah mereka sedang bekerja di terik matahari dan hujan demi anak – anaknya. Seketika alunan musik yang berjudul “Bunda” beralun dengan lembut membuat orang – orang yang berada di ruangan itu menghayati lagu itu lebih dalam lagi seakan – akan membawa suasana bahwa kita sedang bersama orang tua kita. Seketika mata tak mampu lagi membendung air mata sehingga ruangan yang disebut dome itu dipenuhi dengan isak tangis para calon mahasiswa/i.

*  PMSP ( Pelatihan Mental, Sikap, dan Profesi)
Satu hari sebelum PMSP peraturan dan kelompok yang baru pun dibagikan. Tas yang terbuat dari  karung beras bertalikan sumbu kompor akan menggantikan ransel yang kami gunakan, topi pandan,  plastik kresek, minuman kaleng, bola pingpong, sendok besi, itulah bahan – bahan yang dibutuhkan di hari keempat PSDP.
Hari keempat yang kami jalani dalam masa PSDP, CaMa – CaMi dipandu oleh senior untuk senam pagi, seorang dari teman kami memandu senam pada pagi itu. Setelah senam berakhir, kami mendengarkan arahan selanjutnya dari panitia. Kami mendengarkan arahan dari Bapak Alexander selaku Direktur baru di AKPAR Medan. Setelah Bapak Direktur selesai memberikan arahan, CaMa – CaMi menyampaikan salam PMSP dengan lirik :
“Akpar Medan,, Akpar Medan, Akpar Medan Kampusku
Tempat ku belajar dan menuntut ilmu
Demi Akpar Medan kami bangun pagi
Tidak lupa mandi pakai minyak wangi
Soal penampilan itu sudah pasti
Soal setia kawan itu harga mati.
HORAS !!! NJUAH – JUAH !!! YAHOWU !!! AHOY !!!  (menjulurkan lidah)
Awalnya, saya merasa lebih rileks dan tidak terlalu khawatir dengan PMSP ini karena saya juga pernah menjadi seorang Panitia MOS (Masa Orientasi Siswa) di jenjang SMA dan telah melewati dua tahap PSDP yaitu LDFD dan ESQ. Ternyata apa yang kami pikirkan tidak sesuai dengan kenyataan. “Mulai Hari ini hak anda semua dicabuuutttt!!!!” tegas panitia. Panitia mencabut hak kami dan diambil alih oleh para senior yang menjadi panitia PSDP. CaMa – CaMi siap untuk dibina oleh kakak dan abang senior, tiba-tiba, “tundukkkkkk tundukkkkkkk!!!!”  Teriakan demi teriakan dari puluhan senior, bunyi dari pukulan kaleng dan botol mineral bekas terngiang tak beraturan di telinga, bentakan demi bentakan di lontarkan untuk melatih mental kami yang belum seberapa yang sering di sebut dengan mental  tempe.
Cama - CaMi digolongkan sesuai kelompok baru yang telah dibagikan sehari sebelum PMSP, “Labuhan Bajo” adalah nama kelompok yang saya tempati, tentu saya harus berbaur dan menyesuaikan diri dengan mereka.  
Hari – hari pun harus kami lalui dengan kesabaran serta keiklasan yang cukup mendalam, karena di gerogoti dengan kata - kata tajam yang menusuk dan kadang membekas di  hati. Selama tiga hari PMSP  berturut – turut CaMa – CaMi ditugaskan untuk mencari bahan – bahan yang sulit untuk ditemukan dan kami tidak mengerti untuk apa bahan – bahan itu digunakan, walaupun pulang sore kami harus tetap mencari bahan – bahan yang ditugaskan panitia, kebetulan saya dan teman satu kos dengan saya tinggal di daerah pancing, karena bahan sulit ditemukan kami mencari ke daerah – daerah yang lumayan jauh tanpa memikirkan untuk pulang yang penting bahan - bahan yang dicari tercapai dan akhirnya kami menemukannya juga, karena jika bahan tidak lengkap akan mendapatkan punishment (hukuman). Tetapi walau begitu, panitia hanya melihat perjuangan dan team work dari setiap calon mahasiswa/i.
Setelah menemukan apa yang dicari walau pun ada sebagian kecil yang tidak sesuai dengan yang ditugaskan, kami pulang tanpa melihat waktu sehingga terkadang jam tidur pun berkurang. Hal ini mengajarkan kami untuk melakukan sesuatu hal dengan iklas dan tidak mudah putus asa.
Tidak hanya perjuangan dalam hal - hal tersebut, setiap harinya juga kami harus sampai di kampus sebelum pukul 07.00. Namun jika kita datang lebih awal ke kampus, di situ lah saatnya kita dapat beristirahat sejenak. Tidur telentang dan menikmati alunan musik sembari menunggu CaMa – CaMi yang belum hadir adalah suatu kesempatan yang sungguh berharga saat itu. Akan tetapi, surga itu tidak berlangsung lama yang kemudian berubah bagaikan neraka lagi. “Berdiri, jongkok, telentang, jongkok, berdiri” teriak panitia. Hal – hal seperti inilah yang menjadi sebagian dari senam pagi setiap harinya.
“Goyang goyang goyang,,,
Goyang kiri kanan
Kalau tidak goyang nanti
 bisa masuk angin sayang”
Lagu diatas adalah lagu yang dinyanyikan dalam posisi duduk, menyilang tangan di telinga sambil bergoyang ke kiri dan ke kanan. Bukan hanya lelah dan bosan, bahkan mata kaki pun hitam akibat goyang ke kiri dan ke kanan (hehehe).
Waktunya makan siang, CaMa - CaMi hanya ditugaskan membawa peralatan makan saja (sendok, piring plastik, cup aqua) karena makanan dan minuman disediakan oleh panitia. Namanya juga makan siang pasti rasanya nikmat, karena disitulah kita beristirahat sejenak tanpa siksaan dan untuk memulihkan kembali tenaga yang telah terkuras. “Yang membawa peralatan makan angkat ke atas!” tegas para panitia, sembari para panitia memeriksa peralatan makan tangan pun pegal. Peralatan makan yang tidak sesuai dengan yang ditentukan pun langsung ditahan dan pastinya mereka mendapatkan hukuman. Setelah menikmati makan siang, CaMa – CaMi beristirahat sejenak kurang lebih tiga puluh menit. Selepas istirahat kami diarahkan untuk beribadah, bagi kaum muslim diarahkan ke mesjid.
Kembali beraktivitas, CaMa – CaMi duduk sesuai kelompok masing – masing, kembali bergoyang dan sesekali disuruh meminum aqua sampai akhirnya dua botol aqua pun habis. Berbagai games dan gerakan yang membuat tubuh semakin lelah tetapi akan semakin seru jika dinikmati dan dengan adanya tem work (kerja sama tim) yang baik. “Tunjuk lantai, berputar, terus berputar” tegas panitia. Itu adalah suatu hal yang sangat menyebalkan, saat berputar sambil menunjuk lantai keringat bercucuran dan kepala terasa pusing. Ingin berkata – kata tetapi apa boleh buat, ini hanyalah sebuah tantangan untuk melatih fisik dan mental. Ingin rasanyat hal itu cepat - cepat berlalu dan menjadikannya sebuah kengangan yang tak terlupakan dan tidak ingin terulang kembali.
Hal seperti itulah yang kami lalui dengan penuh perjuangan selama satu minggu. Sampai akhirnya tibalah hari terakhir pada tanggal 5 Agustus 2017. Perasaan lebih baik dari hari – hari sebelumnya karena ini adalah hari terakhir untuk mengikuti PSDP. Kegiatan yang dilakukan sama seperti hari – hari sebelumnya, akan tetapi ada yang special Karena salah seorang dari dosen sedang berulang tahun pada hari itu. Kami merayakan acara ulang tahun ibu dosen tersebut dengan menyanyikan lagu selamat ulang tahun. Setiap CaMa – CaMi diberikan satu potong pudding oleh panitia, aroma dari puding yang membuat tidak sabar untuk menyantapnya. “1..2..3.. silahkan dimakan pudingnya” dan akhirnya zonk. Puding yang aromanya sedap ternyata memiliki rasa yang sungguh tidak enak. Awalnya saya sudah menduga bahwa pudding tersebut tidak enak, maka saya memakannya tanpa mengunyah sedikitpun ( langsung ditelan ), akan tetapi teman – teman saya yang lain kesusahan untuk menelan puding yang sebesar tahu tersebut.
Ada makanan tentunya ada minuman juga, CaMa – CaMi dibagikan minuman berwarna air keruh yang sama sekali tidak menarik. Rasa pahit dari puding semakin terasa di lidah dan tanpa berpikir kami langsung meminum air yang dibagikan kepada setiap CaMa – CaMi, ternyata sama saja rasanya pahit. Akan tetapi, itu hanyalah minuman penambah daya tahan tubuh.
Kegiatan – demi kegiatan telah kami lalui sehingga sampailah pada penghujung acara. Ada sesuatu yang janggal karena panitia mengumumkan bahwa kegiatan PSDP ditambah satu hari yaitu pada hari minggu. Tugas yang diberikan pun lebih berat lagi seperti mencari durian sebanyak sepuluh kilogram, kepiting betina, kelapa dan jambu mente yang dicangkok, berfoto di latar hotel. Semua CaMa – CaMi terkejut mendengar hal itu.
Seketika Bapak Alexander Reyaan, MM selaku Direktur memberikan arahan kepada CaMa – CaMi AKPAR MEDAN. Beliau mengatakan bahwa CaMa – CaMi telah disahkan sebagai Mahasiswa dan Mahasiswi AKPAR MEDAN Tahun Ajaran 2017/2018.
Keadaan seketika berubah drastis, karena pengumuman tak terduga yang disampaikan tadi hanya dilakukan sebagai surprice. Sebagai penutupan seluruh mahasiswa/i membuat acara api unggun di malam hari itu diikuti dengan musik yang meriah.

     Kesimpulan :
Dari Pengalaman diatas kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kegiatan tersebut bukanlah sekedar formalitas, namun sangat mempunyai manfaat yang besar nantinya bagi setiap mahasiswa. Seperti meningkatkan kedisiplinan kerja, disiplin waktu, meningkatkan mental, membangun sikap (attitude) yang baik, meningkatkan kemampuan (skill) dan pengetahuan (knowledge) setiap mahasiswa sebagai bekal kesuksesan di masa depan. Skill, Knowledge dan Attitude harus sejalan, karena skill dan knowledge tanpa attitude sama dengan nol. Namun perlu diingat, segala sesuatu akan berjalan dengan lancar saat kita mengutamakan attitude. 

Salam hangat dari penulis
Anissa Carolina Sirait
MTH III/1A

      #diesnatalisakparmedan26
       
     

Selasa, 24 Oktober 2017

Caption Instagram Terbaru

“Be a self-sufficient young man. Continuing to rely on the parents make yourself get into trouble in the future.”
Jadilah anak muda mandiri. Terus bergantung kepada orang tua akan membuat diri Anda kesulitan di masa mendatang.
“Do not avoid the communication to others, because mate and fortune comes from communication.”
Jangan menghindari pergaulan, karena jodoh dan rezeki datang dari pergaulan.
Childhood is the most beautiful of all life's seasons. - Unknown
Masa kecil adalah bagian paling membahagiakan sepanjang kehidupan seseorang. - Tidak Diketahui
“Good communication comes from people to people, but great communication comes from people to Allah.”
Komunikasi yang bagus datang dari manusia ke manusia, namun komunikasi yang luar biasa datang dari manusia ke Allah.
When we remember we are all mad, the mysteries disappear and life stands explained. - Mark Twain
Ketika kita ingat bahwa kita semua marah, misteri akan lenyap dan kehidupan dapat dijelaskan. - Mark Twain
When we remember we are all mad, the mysteries disappear and life stands explained. - Mark Twain
Ketika kita ingat bahwa kita semua marah, misteri akan lenyap dan kehidupan dapat dijelaskan. - Mark Twain
        Tranquility can be found when we are with God.
        Ketenangan bisa kita temukan apabila kita bersama Tuhan.


Do not worry about failure, but worry about the chance that you miss
Jangan khawatir terhadap kegagalan, khawatirlah terhadap kesempatan yang anda lewatkan.

The fastest way to solve the problem is try to improve yourself first
Cara tercepat menyelesaikan masalah adalah dengan memperbaiki diri terlebih dahulu.
Yesterday’s the past, tomorrow’s the future, but today is a gift. That’s why it’s called the present.
Kemarin adalah masa lalu, besok adalah masa depan, tapi hari ini adalah anugerah. Itulah mengapa disebut sekarang.
Do not hire a man who does your work for money, but him who does it for love of it
Jangan menyewa seseorang yang melakukan pekerjaan Anda untuk uang, tapi dia yang melakukannya untuk cinta itu.
Industrious people certainly beat those smart even though in a long time
Orang rajin pasti mengalahkan orang cerdas meskipun dalam waktu yang lama.
If you want the respect of others, you must respect yourself first.
Jika anda ingin dihargai orang lain, maka hargailah diri anda sendiri.
         
Humans not created perfect by God, so that we can keep learning and grow to be better
Manusia tidak diciptakan sempurna oleh Tuhan, agar kita bisa terus belajar dan berkembang menjadi lebih baik.
My best advice is advice from parents
Sebaik-baiknya nasehat adalah nasihat orang tua.
Two things are infinite: the universe and human stupidity; and I’m not sure about the universe
Dua hal yang tak terbatas: alam semesta dan kebodohan manusia; dan aku tidak yakin tentang alam semesta.
You do not live at once. You only die once and live every day.
Anda tidak hidup sekali. Anda hanya mati sekali dan hidup setiap hari.
Life is a game with obstacles encountered and when there is a chance, we have to seize it.
Hidup itu permainan dengan rintangan yang dihadapi dan ketika ada kesempatan, kita harus meraihnya.

Anyone who can walk to the welfare office can walk to work
Siapa pun yang dapat berjalan kaki ke kantor kesejahteraan dapat berjalan untuk bekerja.

No need trying to be other people. Therefore, you are special and better than them.
Tidak perlu berusaha untuk menjadi oranglain. Sebab, kamu adalah istimewa dan lebih baik dari mereka.

Hard work spotlights the character of people: some turn up their sleeves, some turn up their noses, and some don’t turn up at all
Kerja keras menyoroti karakter orang : beberapa berubah lengan baju mereka, beberapa muncul hidung mereka, dan beberapa tidak muncul sama sekali.
Choose a job you love, and you will never have to work a day in your life
Pilih pekerjaan yang Anda cintai, dan Anda tidak akan pernah harus bekerja satu hari dalam hidup Anda
I hated every minute of training, but I said, ‘Don’t quit. Suffer now and live the rest of your life as a champion
Aku benci setiap menit pelatihan, tapi aku berkata, “Jangan berhenti. Menderita sekarang dan menjalani sisa hidup Anda sebagai juara

We will never know the real answer, before you try.
Kita tidak akan pernah mengetahui jawaban yang sebenarnya, sebelum kita mencoba.
It is not wise to be wiser than is necessary
Tidaklah bijaksana jadi lebih bijaksana melebihi yang dibutuhkan.

Do what you love and love what you do

A Good Start to Success is in the field of Medan Tourism Academy Basic MTH III / 1 - A Halo sahabat – sahabat sekalian, Perkenalk...